Thursday, May 13, 2010

Unexplained Misteries

Tadi malam secara tidak sengaja saya menemukan acara baru di Bio Channel: Ghost Celebrities Stories. Beberapa selebrities seperti Carrie Fisher dan John Waters menuturkan pengalaman paranormal activitynya disertai illustrasi dalam bentuk short movie. Wow! merinding! Aku rasa acara ini lebih merinding daripada film-film horor umumnya karena kita tahu yang dialami mereka benar-benar terjadi.

Saya sangat terinspirasi oleh acara tersebut. Kebetulan saya punya beberapa pengalaman aneh yang belum pernah di share ke publik. Ya! pengalaman aneh!

Rasanya saat ini saya siap menuliskannya dalam bentuk blog. Are you ready, guys!? Here's the Stories goes:

1. Terikan diatas Atap
Nyepi 2002, saya diajak sahabatku, Jo dan pacarnya,Yani, beserta teman-teman lainnya menginap disebuah Boutique Resort berlokasi sekitar Jl. Tanjung, Sanur Bali. Kebetulan salahsatu teman mereka in charge mengurus tempat yang terdiri dari 6 buah cottage ini. Resort ini belum resmi disewakan untuk umum karena masih ada beberapa bangunannya yang belum rampung.

Kami beruntung mendapat Complimentary Room selama Nyepi. Kami menempati Cottage yang terletak paling ujung. It's a nice Place! Living Room dengan mezzanine diatasnya, 1 kamar dengan outdoor bathtub dan shower, Interiornya serba etnik, serta Dapur yang bersih dan luas dimana diatas washtub terdapat jendela besar menghadap halaman belakang. Disitu kita bisa melihat pemandangan sekeliling yang masih berupa rawa dan pohon-pohon tua.

Diantara kami semua yang menginap, hanya ada 2 perempuan waktu itu: Sayadan Yani. Kelompok perempuan menempati kamar bawah berdua. Sementar teman-teman pria lain tidur rame-rame diruang tengah.

Jam 00:00, Nyepi dimulai. Cottage yang tampak indah disiang hari mendadak sepi dan galap seperti di tengah hutan. Kami hanya dapat menikmati cahaya ribuan bintang dilangit. Sebelum beranjak tidur kami semua ngobrol seru di teras Villa sambil menikmati cemilan. Kurang lebih dua jam kemudian, aku dan yani memutuskan untuk istirahat dikamar. Sementara para teman pria pindah keruang tengah, rame-rame nonton TV dengan volume pelan.

Tepat pukul 02.00 malam, saya dan Yani mulai merabahkan diri dikasur. Sambil cerita pengalaman Nyepi tahun lalu. Kami tiba-tiba mendengar suara aneh diatas atap Cottage. Kami berhenti bicara dan mulai memperhatikan suara itu lagi. Makin jelas terdengar seperti teriakan "Hiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiaaaaaaaaa...Hiiiiiiiiiiaaaaaaaaa....Hiiiiiiiaaaaaaaa". Creepy!

"Sist, suara apaan itu. Takut gue!" tanyaku pada Yani. "Ga tau...Gue juga ga tau. Baca ayat kursi, Git" Bisik Yani, berusaha menenangkanku. Suara itu terus berulang mendekat..manjauh...mendekat... menjauh lagi.

Teriakan baru berhenti mungkin 10-15 menit kemudian. Kami baru bisa tidur setelah suara itu benar-benar menghilang. Suara itu sulit dideskripsikan tapi dibayanganku suara itu kurang lebih berbentuk mahluk yang bisa terbang tapi yang jelas bukan burung. Karena terikannya mirip teriakan perempuan. Kuntilanak kah? Entahlah...;)

2. Wangi Melati
Suatu hari di tahun 2006 ketika masih bekerja disalahsatu Surf Company di Legian, Kuta-Bali, saya diminta salahseorang atasan untuk membereskan sebuah laporan sehingga aku terpaksa lembur.

Pukul 6 sore, satu-persatu pegawai mulai meninggalkan kantor. Satu persatu para bos bule juga mulai pulang, melewati mejaku dan pamitan: "Bye, See you tomorrow, Gita!"

Menjelang pukul 8 malam, saya masih disibukan dengan laporan kerjaku. Mata mulai penat, lalu saya memutuskan untuk membuat secangkir kopi didapur. Saya berjalan melalui koridor yang lumayan panjang. Ruang Kerjaku berlokasi didepan, dekat ruang lobby sedangkan Dapur letaknya paling dibelakang .

Saya lihat ruangan kerja divisi lain sudah terkunci dan semua lampunya dimatikan. Sesampainya didapur, saya berpapasan dengan Maria, salahsatu fashion designer disana. "Lho, lo belum pulang Mar? Gue pikir tinggal gw doang. Lo lembur juga?" Sapaku. "Iya Git. Gue masih nyusun catalog buat Season baru. Ntar kita pulang bareng aja. Lo kira-kira selesai kerjaan jam berapa?"Tanya Maria. "Ya Jam 10-11 malam lah. Ntar kalo udah beres gue telp ke extension lo" Jawab saya.

Maria kembali keruangannya yang kebetulan letaknya berseberangan dengan dapur.Saya juga kembali lagi ke ruanganku dengan membawa secangkir kopi, melanjutkan pekerjaan.

Pukul 10:00 kerjaanku hampir rampung tapi ada beberapa dokumen yang harus saya Print. Ketika hendak mengambil kertas dimesin printer, Aneh! tiba-tiba tercium wangi melati. Wanginya kuat sekali. Saya pikir itu berasal dari pewangi ruangan yang tergantung di AC tapi pas saya tengok, AC-nya mati dan pewanginya beraroma buah Jeruk. Saya tidak ambil pusing. Saya kembali kemejaku untuk ngeprint halaman berikutnya.

Tidak lama, telfon dimejaku berdering. Ah, dari Maria. Lalu aku angkat "Yup Mar? Udah beres lo"?. Tanyaku. "Belum, gue cuma mau mastiin sesuatu aja. Lo barusan masuk ruangan gue ga?" Tanya Maria. "Ha? Barusan? engga lah.gue diruangan gue lagi ngeprint" jawabku. Lalu nada suara Maria mendadak panik: "Git, serius lo?!? gw tadi liat ama ujung mata gue ada orang masuk ke ruang gue tapi ga nyapa gue sama sekali. Malah dari kaca keliatan jelas bayangannya, Itu elo, Git!". Aku coba yakinkan dia lagi: "Mar, gue ga kemana-mana barusan. Ngapain gue keruangan lo, gue masih banyak kerjaan disini". Maria tambah panik: "Jangan nakutin gue dong. Gue mulai merinding nih. Gue ketempat lo sekarang Ah. Gue takut, Giiiiittt". Lalu Maria lari sekencang-kencangnya, menyusuri koridor menuju ruang kerjaku.Dengan terengah-engah dia mengajaku pulang:"Git, ga ada yang ga beres nih. Kita harus cepet-cepet pulang". Akhirnya kami berbenah pulang.

Nah, adakah kaitan wangi melati dengan sosok perempuan yang dilihat Maria diruang kerjanya? Mungkin saja :) ......tapi satu hal yang saya tahu tentang Maria (kebetulan dia tinggal satu kostan), bukan rahasia diantara teman-teman se-kostan lainya bahwa sejak kecil dia memilki six sense...

lalu beberapa hari kemudian saya menceritakan pengalaman ini ke bapak satpam. Eh dia malah mesem-mesem. "udah biasa kali neng. Saya kalo shift malam sering lihat penampakan didalam kantor. Kan dulunya kantor ini kostan...terus salahsatu penghuninya bunuh diri. Tuh bekas kamarnya sekarang tepat jadi ruangan sebelah neng Gita". Walaaaa ....another fact was just revealed euy!

3. Misteri Leuweung Tiis
Pernah melakukan perjalanan ke Kota Garut?
Jika kita melakukan perjalanan ke kota ini dari arah Bandung (via Nagreg), pasti Leuweung Tiis ini akan terlewati. Jalannya curam penuh tanjakan dan turunan. letaknya kurang lebih 1 km dari kecamatan Leles.

Sudah lama saya mendengar tentang misteri Leuweung Tiis (Dalam Bahasa Indonesia berarti Hutan Dingin). Konon tempat ini terkenal angker karena sering kali terjadi kecelakaan. Banyak mobil terjun kebawah jurang. Ada satu legenda Horor bahwa Jika kita melewati jalan ini pada malam hari, mobil kita bisa mendadak berhenti. Kenapa? karena hantu-hantu penghuni Leuweung tiis minta sesajen dalam bentuk rokok. Ada juga yang bilang jika melewati jalan ini malam-malam jangan sampai menyalakan radio/ tape mobil.

Suatu malam ditahun 80-an, saya dan sekeluarga baru pulang dari suatu acara dikota Majalengka. Sudah tengah larut sekali waktu itu. Kurang lebih jam 02 malam. Papa saya yang bawa mobil, Mama saya duduk disampingnya. Saya dan adik duduk dibelakang. Untuk mengurangi rasa kantuk Papa, tape mobil pun selalu dinyalakan.

Saat kami mendekati tanjakan leuweung keadaan jalannya sudah sangat sepi. Tidak ada kendaraan lain baik didepan atau dibelakang. Tikungan ditanjakan pertama kami lalui. Tikungan berikutnya, tanpa diduga mobil yang kami kendarai tiba-tiba berhenti! berhenti setotal-totalnya! Papa saya coba starter beberapa kali tapi tetap tidak bisa.Kami mulai panik karena takut kalau tiba-tiba ada kendaraan melesat cepat dibelakang.

Setelah beberapa menit stuck ditengah jalan, saya dan adik mulai teringat legenda misteri Leuweung Tiis lalu mencoba memprovokasi papa untuk segera mematikan rokoknya "Pah, Pah, cepatan matikan rokoknya!" Papah kebetulan sedang merokok waktu itu. Tanpa banyak komentar, Papa langsung membuang rokoknya kejalan dan membuang satu lagi rokok baru. Believe it or not..tiba-tiba mobil start sendiri! horor! Ini baru horor!

Kami shock..semua terdiam, berusaha tenang dan berdoa. Aneh! mobil kami mulai berjalan lagi setelah itu...tanpa hambatan sampai akhirnya sampai dengan selamat dirumah kami di Cipanas-Garut.

4. Firasat berbentuk Awan
Umur saya masih 10 tahunan waktu itu. Mamaku sudah seminggu menemani Oma yang sedang terbaring di salahsatu Rumah Sakit di Majalengka karena stroke. Saya dan adik sementara tinggal bertiga bareng Papa.

Suatu hari Papa ada tugas ke luar kota. Karena tidak ada yang jagain, saya dan adik diajak. Saya masih ingat hari itu Papa harus memberi kuliah disalahsatu Sekolah keperawatan di Kota Tasik Malaya.

Selama papa mengajar, saya dan adik nunggu dimobil. Saya duduk di jok depan, main-mainin tape mobil. Lama-lama saya bosan putar-puter kaset di tape lalu saya pindah ke jok belakang. Duduk melamun sambil lihat langit dari jendela mobil. Saya lihat langitnya biru sekali tapi berawan. Mata saya mulai fokus ke satu titik awan..lalu secara perlahan awan itu mulai membentuk sosok seperti 2 sosok manusia. Yang satu sedang berbaring, Satu orang lagi tampak sedang membungkuk, menyandarkan kepalanya diperut orang yang sedang berbaring itu. Makin lama...awan itu makin jelas membentuk gambaran itu. Aku lalu bertanya dalam hati "Apa itu mama dan mimi (panggilan untuk omaku)?". Aku mengalihkan pandangan ke titik awan yang lain, bentukan awan itu lenyap...tidak muncul lagi.

Tidak terasa sudah satu jam lebih kami menunggu. Tidak lama papa kembali ke mobil dengan langkah terburu-buru. "Gita, Dini...papah baru dapat telp dari mamamu. Mimi baru saja meninggal. Kita pulang ke garut dulu bawa baju kalian terus langsung ke Majalengka" Ujar papaku.

Papa langsung menancapkan gasnya, kembali ke Kota Garut berlanjut ke Majalengka. Sesampainya disana, Oma sudah dibawa ke rumah duka. Kami semua langsung memeluk Mama yang tampak shock dengan kepergian Oma.

Om dan tante-tante saya cerita bahwa mamalah satu-satunya orang yang menyaksikan kepergian Oma. Persis dengan firasat yang saya dapat melalui awan waktu itu.

PS: Oma Salome S. Dompas in heaven...I believe that that time God sent me a message through the Clouds in a beautiful shape and that was the greatest view I've ever seen in my life. Love, your grandchild



Thursday, May 6, 2010

Kue berlilin angka '1' untuk Kailuna




Rasanya baru kemarin aku mengandungnya.Operasi Caesar adalah kesepakatan yang akhirnya aku dan suamiku setujui setelah dokter menyatakan posisi bayiku sungsang. Operasi itu sendiri Alhamdulillah berjalan lancar sesuai rencana: 7 May 2009, pkl. 05.30 lahirnya seorang bayi perempuan yang kami namakan Kailuna Maesava Wauran.

Malam ini tepat pukul 00:00...Aku, Suamiku, dan Kailuna duduk bertiga menghadap sebuah kue tart coklat dengan lilin berangka '1' diatasnya. Kailuna jelas belum mengerti tentang semua ini tapi aku sebagai mamanya begitu bahagia. Hari ini Kailuna tepat menginjak tahun pertamanya... hadir diantara kami sebagai buah hati tercinta, "berlian indah", yang tentunya akan kami rawat, kami jaga, kami didik, kami besarkan dengan penuh cinta dan ketulusan.

Ya Tuhan...Kailuna adalah AmanatMu. Atas kepercayaanMu, syukur dan Doa yang tidak akan hentinya kami panjatkan.Tempatkanlah kami selalu dalam lindunganMu. Amien...

7 Mei 2010
Gita & Mario Wauran